Loa Kulu — Suasana khidmat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar) mendadak berubah menjadi penuh kemeriahan dan haru pada Rabu (1/7). Sebanyak 18 grup dari Paguyuban Seni Budaya se-Kecamatan Loa Kulu datang memberikan aksi kejutan yang sukses memukau para hadirin.
Aksi simpatik ini diinisiasi oleh Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, sebagai bentuk apresiasi dan sinergi nyata antara Polri dan pelaku seni budaya di tingkat akar rumput. Kedatangan rombongan seniman ini disambut hangat langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Bupati Kukar, Ketua DPRD Kukar, serta jajaran tamu undangan.
“Ini adalah wujud cinta dan kedekatan masyarakat, khususnya para pelaku seni, terhadap institusi Polri. Kami ingin memberikan sesuatu yang berkesan di Hari Bhayangkara ini,” ujar AKP Hari Supranoto.
Tidak sekadar membawa ucapan selamat, paguyuban seni ini datang memboyong tumpeng, buket bunga, dan menyajikan berbagai tarian tradisional. Puncak keseruan terjadi saat Kapolres AKBP Khairul Basyar, Bupati Kukar, dan Ketua DPRD Kukar ditantang untuk naik di atas dadak merak Reog Ponorogo.
Dengan penuh tawa dan semangat kebersamaan, ketiga tokoh daerah tersebut diarak di halaman Mapolres. Gemuruh tepuk tangan dari personel kepolisian dan tamu undangan pun pecah, menciptakan momen humanis yang mencerminkan kedekatan tanpa sekat antara pemimpin, aparat, dan rakyat.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, menyampaikan rasa terima kasih dan keharuannya atas kejutan luar biasa ini. Menurutnya, kehadiran para seniman lintas generasi ini menjadi energi tambahan bagi Polres Kukar untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan mengayomi masyarakat dengan hati.
(Red)







