Kukar – Dalam kebersamaan upaya mencegah Stunting, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supraboto didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Loa Kulu Ny. Herlinda Hari hadiri giat edukasi dan pencegahan stunting stunting yang dilaksanakan di Kantor Desa Loa Kulu Kota dalam rangka Semarak Hari Anak Nasional 2026, Sabtu (18/7/26).
Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama. Stunting terjadi karena asupan makanan kedalam tubuh tidak sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan, dan itu terjadi dari mulai di dalam kandungan serta baru terlihat setelah usia 2 tahun. Selain pertumbuhan tubuh terhambat, stunting juga dapat mempengaruhi perkembangan otak, mempengaruhi produktivitas, daya serap dan kreativitas di usia produktif anak.
Kapolres Kukar AKPB Khairul Basyar melalui Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, kegiatan tersebut dijelaskan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung.
Dalam hal ini Polri khususnya Polsek Loa Kulu Polres Kukar mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi masalah stunting.
โKehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa program pemerintah dalam pencegahan stunting berjalan dengan baik dan didukung oleh semua pihak,โ ujar Kapolsek.
Dirinya juga menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan membangun generasi yang sehat dan cerdas di masa depan, dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kepolisian, diharapkan angka stunting di Kabupaten Kukar khususnya Kecamatan Loa Kulu dapat terus menurun.
(Red)







