Patroli Gabungan Polri, TNI dan BKSDA Cegah Karhutla di Cagar Alam Muara Kaman

Kukar โ€“ Dalam upaya mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Muara Kaman bersama Koramil Muara Kaman, BKSDA, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli serta penanganan titik api di wilayah Cagar Alam Muara Kaman, Senin (24/08/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.35 WITA tersebut menyasar jalur Cagar Alam Muara Kaman menuju Desa Tunjungan dan Desa Liang Buaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam patroli tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para nelayan, agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Tim gabungan juga melakukan pemadaman terhadap titik api di Desa Tunjungan serta pendinginan pada lahan yang terbakar di pinggir sungai. Petugas turut mengecek lokasi kebakaran di Dusun Nangka Bonah, Desa Tunjungan, untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi kawasan Cagar Alam Muara Kaman saat ini cukup kering, sementara sejumlah anak sungai yang mengarah ke dalam kawasan cagar alam juga mengalami kekeringan. Titik api di Desa Tunjungan telah berhasil dipadamkan dengan luas lahan terbakar sekitar 0,5 hektare.

Sementara lahan terbakar di Dusun Nangka Bonah diperkirakan sekitar 1 hektare dan api telah dalam kondisi padam. Meski terjadi kebakaran di sejumlah lokasi, berdasarkan hasil pengecekan petugas, satwa yang berada di kawasan Cagar Alam Muara Kaman tidak terdampak secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya ketinting sebagai sarana transportasi, mesin penyedot air mini, parang dan gepyok untuk mendukung proses pemadaman serta pendinginan.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin menegaskan bahwa sinergi lintas instansi akan terus dilakukan guna mencegah meluasnya Karhutla serta menjaga kelestarian kawasan hutan dan cagar alam.

โ€œPatroli dan pemantauan akan terus dilakukan, khususnya di wilayah yang kondisi lahannya kering. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan,โ€ ujar IPTU Herwin.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *