Bukan Sekadar Asap, Karhutla 5 Hektare di Muara Kaman Jadi Peringatan Bahaya Lahan Gambut

Kukar โ€“ Kepulan asap hitam yang terlihat dari jalan poros Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (28/8/2026) sore, menjadi tanda adanya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Saat itu, Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin bersama personelnya sedang melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di wilayah Desa Sabintulung dan Desa Bunga Jadi. Saat melintas di jalan poros Desa Sabintulung sekitar pukul 15.48 WITA, petugas melihat kepulan asap hitam dari sisi kanan jalan. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan titik api yang membakar lahan yang diduga milik masyarakat.

Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Muara Kaman segera berkoordinasi dengan Damkar Kecamatan Muara Kaman dan Damkar Desa Sabintulung. Tim gabungan pun bergerak menuju lokasi untuk mencegah api semakin meluas.

Namun, pemadaman bukan perkara mudah. Petugas harus menghadapi medan yang sulit, jarak titik api yang jauh dari sumber air, serta kondisi lahan berupa hutan kering, semak belukar dan gambut. Ditambah hembusan angin yang cukup kencang membuat api lebih mudah menjalar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare.

Kapolsek bersama personel Polsek Muara Kaman, petugas pemadam kebakaran, serta unsur terkait kemudian melakukan penyemprotan air secara bersama-sama. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.30 WITA.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Herwin mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membakar lahan atau sampah di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

โ€œJangan menunggu api menjadi besar baru melapor. Jika melihat asap atau titik api di sekitar lahan, segera informasikan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,โ€ ujarnya.

Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan peran seluruh pihak. Aparat tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat yang ikut menjaga lingkungan.

โ€œApi bisa dimulai dari hal kecil, tetapi dampaknya bisa menjadi besar. Mari bersama-sama mencegah Karhutla,โ€ pesannya.

Polsek Muara Kaman juga terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah yang memiliki potensi Karhutla. Selain melakukan pemadaman, kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan awal mula kebakaran.

Karhutla bukan hanya tentang lahan yang terbakar. Ada udara yang tercemar, lingkungan yang rusak, aktivitas warga yang terganggu, dan risiko api meluas. Karena itu, mencegah satu titik api jauh lebih baik daripada menghadapi kebakaran yang sudah menyebar.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *