Sosial  

Di Tengah Kemarau, Kapolres Kukar Bersama TNI dan Masyarakat Panjatkan Doa Memohon Hujan

Kukar โ€“ Di tengah kemarau yang melanda sejumlah wilayah, ikhtiar untuk menghadapi kekeringan tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis di lapangan. Jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama hingga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara bersatu dalam satu ikhtiar, menengadahkan tangan memohon turunnya hujan, Minggu (30/08/2026) pagi.

Salat Istisqa dan doa bersama digelar di Lapangan Upacara Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Jalan KH Ahmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong denhan diikuti sekitar 160 peserta.

Suasana khidmat terasa ketika Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar bersama Dandim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait berdiri bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa.

Tidak ada sekat dalam kegiatan tersebut Seragam TNI, Polri, pemerintah, organisasi masyarakat dan masyarakat umum berpadu dalam satu barisan. Semuanya datang dengan tujuan yang sama, memohon pertolongan Allah SWT agar kemarau segera berakhir dan hujan membawa keberkahan bagi Kutai Kartanegara.

Salat Istisqa dipimpin Ustad Muhibbin, pimpinan Pondok Pesantren Al Abqory. Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama.

Dalam tausiyahnya, Ustad Muhibbin mengingatkan bahwa Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan ketundukan manusia kepada Allah SWT.

Air hujan, katanya, bukan sekadar kebutuhan manusia, tetapi juga menjadi sumber kehidupan bagi hewan, tumbuhan dan keberlangsungan lingkungan.

โ€œMari kita memohon ampun atas segala dosa dan kekhilafan, memperbanyak istighfar, serta memohon kepada Allah SWT agar diberikan rahmat berupa hujan yang cukup, membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat,โ€ pesannya.

Doa tersebut menjadi semakin bermakna karena kondisi kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Karena itu, selain memanjatkan doa, sinergitas dan kepedulian seluruh elemen masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau.

Kegiatan diikuti personel Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Polres Kutai Kartanegara, Yon Armed 22/Kesumawira, Pondok Pesantren Ribathul Khail, Pondok Pesantren Al Abqory, Banser Tenggarong, Satpol PP, Dishub, Baznas, FKPPI serta masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Dandim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Danyon Armed 22/Kesumawira Letkol Arm Noviahardi, Sekda Kukar Sunggono, Wakil Ketua II DPRD Kukar Junaidi, Kajari Kukar Aji Kalbu Pribadi, Ketua DMI Kukar Edi Damansyah, Kadis Damkar Kukar Fida Hurasani serta Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso.

Bagi Kapolres Kukar, kebersamaan dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuat bahwa menghadapi musim kemarau bukan hanya persoalan pemerintah atau aparat, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Usai doa bersama, harapan pun dipanjatkan.

Semoga langit segera menurunkan hujan, tanah kembali basah, sumber air terisi, tanaman tumbuh subur dan masyarakat terhindar dari dampak kekeringan maupun ancaman Karhutla.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *